Artikel

Banjir Kalimantan Selatan, TNI Turun Tangan Evakuasi Warga

08 Oktober 2026 Kalimantan Selatan 6 views

Awal Januari 2024, banjir besar melanda Kalimantan Selatan akibat hujan ekstrem. TNI bersama BPBD bergerak cepat melakukan evakuasi ribuan warga, termasuk lansia dan anak-anak, serta memberikan bantuan logistik. Peristiwa ini mengingatkan kita pentingnya kesiapsiagaan bencana dan solidaritas di tengah keadaan darurat.

Banjir Kalimantan Selatan, TNI Turun Tangan Evakuasi Warga

Pernah nggak sih kamu bayangin, tiba-tiba air naik sampai setinggi rumah dan kamu harus bergegas ngungsi? Itulah yang dirasakan warga Kalimantan Selatan di awal Januari 2024. Curah hujan ekstrem bikin sejumlah wilayah terendam banjir, dan ribuan orang terpaksa meninggalkan rumah. Tapi di tengah situasi yang mencekam, ada cerita kemanusiaan yang bikin kita tetap percaya: TNI langsung bergerak cepat bareng BPBD buat evakuasi warga. Ini bukan cuma berita bencana biasa, tapi juga pengingat kalau di saat genting, kita masih punya banyak pahlawan yang siap turun tangan.

Banjir Besar di Kalsel: TNI dan BPBD Langsung Gas Pol

Awal Januari 2024, hujan deras yang turun terus-menerus bikin sejumlah daerah di Kalimantan Selatan terendam. Ketinggian air sampai beberapa meter, dan banyak warga butuh pertolongan darurat. Mendengar itu, TNI dan BPBD nggak mau buang waktu. Personel TNI diterjunkan ke lokasi dengan membawa perahu karet dan alat berat buat menjangkau daerah-daerah yang terisolasi. Mereka ngevakuasi ribuan warga—mulai dari lansia, anak-anak, sampai ibu hamil—ke tempat yang lebih aman. Nggak main-main, aksi ini berhasil bikin banyak orang lega karena bantuan datang lebih cepat sebelum situasi makin kritis. Koordinasi yang rapi antara TNI, BPBD, dan relawan lokal bikin proses evakuasi berjalan cepat dan efisien.

Nggak Cuma Selamat dari Air, tapi Juga Dapat Bantuan Langsung

Evakuasi yang cepat ini nggak cuma menyelamatkan nyawa, tapi juga langsung berdampak ke kebutuhan sehari-hari. Warga yang mengungsi dapat bantuan logistik kayak makanan, air bersih, dan obat-obatan. Buat kamu yang mungkin berpikir hal itu sepele, coba bayangkan lagi: di tengah panik, punya akses ke kebutuhan dasar itu kayak oksigen. Kehadiran TNI di lapangan juga nggak cuma mempercepat evakuasi, tapi bantu ngurangin stres psikologis warga. Dengan bantuan yang cepat, warga nggak hanya merasa selamat secara fisik, tapi juga merasa diperhatikan dan nggak sendirian menghadapi bencana. Banjir memang bikin repot, tapi solidaritas yang muncul setelahnya bikin semuanya jadi lebih ringan.

Dari kejadian ini, kita bisa ambil pelajaran penting soal kesiapsiagaan. Nggak ada yang tahu kapan bencana datang, apalagi pas musim hujan kayak gini. Jadi, mulailah siapkan emergency kit di rumah: senter, obat pribadi, dokumen penting dalam plastik kedap air, makanan instan, dan air minum di tempat yang gampang dijangkau. Cari tahu jalur evakuasi terdekat dari rumah dan titik kumpul aman di lingkunganmu. Pantau terus info cuaca dari sumber terpercaya supaya bisa ambil keputusan lebih awal. Nggak perlu panik berlebihan, tapi siap itu selalu lebih baik. Yang bikin cerita ini makin hangat, aksi TNI mengingatkan kita kalau di balik seragam, mereka punya jiwa sosial yang tinggi. Mereka hadir di titik paling berat dan memastikan warga selamat. Buat kita, peristiwa ini jadi pengingat bahwa ketika bencana datang, yang paling kita butuhin bukan cuma air cepat, tapi juga uluran tangan yang tepat waktu. Jadi, hargai perjuangan mereka, ya, dan jangan lupa jaga diri sendiri.

Entitas yang disebut

Organisasi: TNI, BPBD

Lokasi: Kalimantan Selatan