Artikel
Bukan Cuma Perang, Prajurit TNI Juga Jadi Guru Darat di Sekolah Terdampak Gempa
Pasca gempa besar yang ngancurin sekian banyak infrastruktur, salah satu yang paling terdampak adalah anak-anak sekolah. Gedung sekolah rubuh, proses belajar terpaksa berhenti. Tapi, belajar nggak boleh berhenti. Di tengah tenda-tenda pengungsian, muncul 'sekolah darurat' dengan guru yang nggak biasa: para prajurit TNI.
Dengan peralatan seadanya, prajurit yang punya latar belakang pendidikan atau sekadar punya kemauan, mengajar anak-anak mulai dari baca-tulis, berhitung, sampai nyanyi-nyanyi buat hiburan. Mereka bikin suasana belajar jadi lebih cair dan menyenangkan, buat ngalihin trauma anak-anak pasca bencana. Bukan cuma ngasih ilmu akademis, tapi juga motivasi dan semangat buat bangkit.
Ini nunjukkin bahwa pendidikan adalah kebutuhan dasar yang harus tetep jalan dalam kondisi apapun. Seringkali, di saat krisis, fokus cuma ke makanan dan obat, padahal masa depan anak-anak yang terganggu pendidikannya juga adalah 'darurat' jangka panjang. Aksi para prajurit ini jadi inspirasi buat kita semua, bahwa setiap orang punya kapasitas untuk jadi guru dan berbagi ilmu, bahkan di situasi yang paling sulit sekalipun.
Entitas yang disebut
Organisasi: TNI