Artikel

Hijaukan Kota: Satgas TNI Dukung Gerakan Urban Farming di Pemukiman Padat

22 Agustus 2026 Surabaya, Jawa Timur 6 views

Satgas TNI bersama karang taruna dan PKK menggalakkan gerakan urban farming di pemukiman padat Surabaya sebagai solusi hijau untuk ketahanan pangan. Dengan menyulap lahan kosong dan pekarangan sempit jadi kebun sayur, program ini nggak cuma mengurangi belanja dapur tapi juga memperkuat gotong royong dan kesadaran lingkungan. Pesannya: kita semua bisa mulai berkebun dari hal kecil, bahkan di tengah kota yang padat.

Hijaukan Kota: Satgas TNI Dukung Gerakan Urban Farming di Pemukiman Padat

Pernah nggak sih kamu membayangkan punya kebun sayur sendiri di tengah kota yang super padat? Kayaknya mustahil, ya? Tapi ternyata, ini bukan sekadar mimpi. Di Surabaya, Satgas TNI bersama karang taruna dan PKK baru saja menggelar gerakan urban farming yang bikin banyak orang tercengang. Bukan cuma soal menghijaukan kota, langkah ini juga jadi solusi nyata untuk isu ketahanan pangan yang sering dianggap cuma relevan di desa. Keren banget, kan?

Urban farming: solusi hijau di tengah beton

Jadi, apa sih yang sebenarnya dilakukan Satgas TNI di sini? Mereka nggak sekadar ngasih arahan dari jauh, lho. Mereka turun langsung membantu warga mulai dari nyediain bibit, polybag, sampai pelatihan cara berkebun yang asyik. Lahan-lahan kosong atau pekarangan sempit yang tadinya nggak terpakai, kini disulap jadi kebun sayur yang subur. Mulai dari kangkung, sawi, cabai, sampai tomat, semua bisa ditanam untuk konsumsi sendiri. Ini bukti nyata kalau urban farming bisa dilakukan di mana aja, bahkan di kota yang paling padat sekalipun. Nggak perlu lahan luas—pekarangan sempit atau pot di balkon pun cukup buat mulai.

Dampak nyata: lebih dari sekadar sayuran

Program ini nggak cuma nyediain sumber pangan segar, tapi juga bikin lingkungan jadi lebih asri dan adem. Bayangin, setiap kali pulang kerja atau sekolah, kamu bisa lihat tanaman hijau di sekitar rumah. Selain mengurangi pengeluaran belanja sayur, ini juga jadi aktivitas komunitas yang seru banget. Warga jadi lebih sering kumpul, ngobrol, dan saling bantu merawat kebun bareng. Vibes-nya positif banget, apalagi buat anak muda urban yang peduli sama gaya hidup sehat dan sustainability. Yang bikin makin keren, gerakan ini nggak cuma soal menanam, tapi juga soal gotong royong. Kolaborasi antara Satgas TNI, karang taruna, dan PKK nunjukkin kalau kerja sama lintas elemen bisa bikin perubahan nyata. Warga yang ikut program ini jadi punya rasa memiliki dan tanggung jawab sama lingkungan sekitar. Sayur hasil panen? Segar, organik, dan pastinya lebih sehat karena bebas pestisida.

Jadi, apa pelajaran buat kita? Bahwa kontribusi pada ketahanan pangan bisa dimulai dari hal kecil di sekitar kita. Nggak perlu nunggu punya lahan luas—pekarangan sempit atau bahkan pot di balkon pun cukup. Dengan urban farming, kita bisa lebih mandiri, lebih hijau, dan lebih dekat dengan alam. Ini bukan cuma tren, tapi gerakan nyata yang bisa kita ikuti. Siap mulai berkebun?

Entitas yang disebut

Organisasi: Satgas TNI, Karang Taruna, PKK

Lokasi: Surabaya